RAB Pemetaan - "Kalau kita tahu peta, maka kita tidak akan tersesat". Itu adalah salah satu ungkapan atau peribahasa. Dan jika dianalisis dengan baik, ternyata ungkapan ini juga berlaku pada dunia pemetaan dan analisis kemiskinan desa. Bahwa dengan kata lain, jika kita tahu Peta Kemiskinan Desa (village poverty map), maka kita tidak akan tersesat (baca juga: salah 
dalam mengambil kebijakan). Itulah yang akan kita bahas pada artikel ini, yakni Contoh RAB Pemetaan Desa dan Analisis Kemiskinan secara Partisipatif.

Seperti yang sudah Kami katakan sebelumnya, salah satu Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang harus disusun atau dibuat oleh PKA (Pelaksana Kegiatan Anggaran) ialah Rencana Anggaran Biaya, atau biasa disingkat RAB. Dan salah satu RAB yang akan kita ulas adalah mengenai format RAB Kegiatan Pemetaan dan Analisis Kemiskinan Desa secara Partisipatif sesuai dengan bentuk format RAB yang ada di Aplikasi Siskeudes (Sistem Keuangan Desa) versi 2.0 atau versi tahun 2019.


Selain itu, Kami tegaskan di awal juga bahwa, Kami tidak akan membahas mengenai tutorial cara input RAB Siskeudes 2019. Namun lebih fokus mengulas dan membagikan tentang Contoh RAB Pemetaan sesuai format RAB yang ada dalam Aplikasi Siskeudes terbaru tersebut. 


Dengan kata lain, Kami telah membuat suatu format dalam bentuk file Microsoft Excel (Xls) dan PDF sesuai format RAB Siskeudes. Dan berita baiknya adalah Sobat Desa dapat mendownload file atau format RAB tersebut dengan gratis (free) dan mudah.

Tepat pada momentum Spesial Akhir Tahun 2019 ini, Kami bersyukur memiliki kesempatan untuk dapat menyusun review tentang contoh RAB Pemetaan Desa sesuai Aplikasi Siskeudes 2019 dan juga tentunya Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Akan tetapi, sebelum Anda unduh/download contoh format-nya, Kami sarankan Anda menyimak step by step apa-apa saja yang akan Kami review pada artikel ini. Okay?

Artikel "Contoh RAB Pemetaan dan Analisis Kemiskinan Desa Secara Partisipatif" ini adalah tanggapan Blog format-administrasi-desa.blogspot.com kepada Sobat Desa yang sudah request agar Kami segera membahas topik ini. Jadi itulah alasan Kami mengapa Kami menerbitkan artikel ini.

Untuk artikel-artikel berikutnya, Sobat Desa dapat memberi Kami usul, saran, atau masukan tentang topik apa yang perlu Kami bahas dan bagikan ke Sobat Desa semua. Silahkan Sobat Desa sampaikan kepada Kami. Ya,  tentu itu sangat Kami apresiasi.